EARS & WAVES

← Fenomena suara

Dentuman sonik.

Lebih cepat dari suara, pesawat datang tanpa peringatan: hening, lalu dentuman ganda. Dengarkan jet di bawah dan di atas Mach 1, Pesawat Ulang-alik yang pulang, lecutan cambuk, dan guntur.

Sedang diputar Tidur lelap

Dengarkan dentumannya

Ketuk contoh untuk memutarnya, ketuk lagi untuk menjeda; tiap contoh berulang setiap beberapa detik. Dentumannya singkat dan tajam: speaker atau headphone yang bagus memperjelas nada rendahnya.

Bagaimana dentuman sonik terjadi

Apa pun yang bergerak di udara memancarkan gelombang tekanan dengan kecepatan suara, sekitar 343 meter per detik (1.235 km/jam) pada 20 °C. Jika lebih lambat dari itu, gelombangnya melaju lebih dulu di depannya, jadi kamu mendengar pesawat yang datang. Jika lebih cepat, ia mendahului gelombangnya sendiri: gelombang itu menumpuk menjadi kerucut udara termampatkan yang terseret di belakangnya, dan di darat kamu tidak mendengar apa pun sampai kerucut itu menyapu dirimu.

Lalu tekanan melonjak seketika, turun lurus sampai di bawah normal, dan melonjak kembali: gelombang berbentuk N, yang terdengar sebagai dentuman ganda dari hidung dan ekor pesawat. Ini bukan satu dentuman pada saat pesawat “menembus penghalang suara”: dentuman itu terseret di sepanjang permukaan tanah selama pesawat terbang lebih cepat dari suara, seperti riak di belakang perahu.

Fakta yang sering tertukar

  • Dentuman tidak terjadi sekali saja, saat pesawat melewati Mach 1. Semua orang di sepanjang jalur supersoniknya mendengarnya, dalam jalur daratan yang lebarnya bisa puluhan kilometer.
  • Pilotnya tidak mendengar apa-apa: dentuman itu tertinggal di belakang pesawat.
  • Chuck Yeager pertama kali terbang lebih cepat dari suara dalam penerbangan mendatar, dengan Bell X-1, pada 14 Oktober 1947. Cambuk sudah melakukannya jauh lebih dulu: lecutannya adalah dentuman sonik mini.
  • Pesawat penumpang supersonik tidak diizinkan melayani rute di atas daratan karena dentumannya. X-59 milik NASA dibuat untuk meredamnya menjadi debam yang pelan.
KecepatanApa yang kamu dengar
Pesawat penumpangSekitar Mach 0,85Suara mesin saat mendekat, tanpa dentuman
Jet tempurMach 1,5Hening, dentuman ganda, lalu suara mesin
ConcordeMach 2Dentuman ganda, kedua bunyinya berjarak sekitar sepertiga detik
Pendaratan Pesawat Ulang-alikSupersonik sampai dekat landasanDua dentuman di kejauhan tanpa suara mesin: ia mendarat sebagai pesawat layang
CambukUjungnya melampaui Mach 1Lecutan yang tajam
PetirUdara yang terpanaskan meledak keluar lebih cepat dari suaraGuntur: gelegar dan gemuruh panjang
Apa penyebab dentuman sonik?

Benda yang lebih cepat dari suara mendahului gelombang tekanannya sendiri. Gelombang itu menyatu menjadi gelombang kejut berbentuk kerucut, dan saat kerucut itu melewatimu, kamu mendengar dentuman ganda yang tiba-tiba.

Kenapa dentuman sonik terdengar ganda?

Hidung dan ekor pesawat masing-masing menghasilkan gelombang kejut. Tekanan melonjak pada gelombang pertama, turun perlahan, lalu melonjak kembali pada gelombang kedua: dua dentuman yang berjarak sepersekian detik.

Bisakah dentuman sonik dibuat pelan?

Bentuk pesawat bisa menyebarkan perubahan tekanan sehingga lebih lembut. X-59 milik NASA dirancang untuk menghasilkan debam pelan, bukan dentuman.

Mix

Pilih yang kamu butuhkan. Sekali ketuk untuk mulai, ubah apa saja, lalu simpan sebagai milikmu.

Timer fokus

Kerja seirama gelombang.

Irama Pomodoro: fokus dengan suara tenang di telingamu, lalu benar-benar istirahat. Lonceng lembut menandai setiap pergantian, jadi kamu tak perlu terus melirik jam. Tiap istirahat keempat jadi istirahat panjang.

25:00Fokus · 1 dari 4

Suara saat bekerja

Bernapas

Perlambat napasmu.

Ikuti lingkaran dan suaranya: naik saat kamu menarik napas, turun saat kamu mengembuskannya. Pilih irama, atau buat sendiri, lalu pilih suara yang mengiringinya.

Siap

Suara saat bernapas

Generator noise

Noise warna apa saja, dari cokelat pekat sampai ungu yang terang — dan semua di antaranya.

Brown noise
Spektrum · 20 Hz – 20 kHz

Ilmu suara

Warna-warna noise

Keacakan yang sama, kemiringan yang berbeda. Setiap warna menggeser energi antara nada rendah dan tinggi — begini kedengarannya.

Putih

0 dB / oktaf

Energi sama di setiap frekuensi. Karena kita mendengar per oktaf, bunyinya terang dan mendesis — seperti “semut” TV yang klasik.

Pink

−3 dB / oktaf

Energi sama di setiap oktaf, jadi terdengar rata di telinga. Hujan yang turun tanpa henti, gemerisik daun. Favorit untuk fokus.

Cokelat

−6 dB / oktaf

Dalam dan hangat, seperti air terjun di kejauhan atau kabin pesawat. Menyamarkan suara orang dan lalu lintas tanpa desis sedikit pun.

Abu-abu

Kurva kenyaringan setara

Dibentuk mengikuti cara kerja pendengaran kita, jadi setiap nada terasa sama keras. Seimbang dan lembut.

Biru

+3 dB / oktaf

Kebalikan dari pink: lebih banyak treble daripada bass. Lapang dan jernih, seperti percikan air yang halus.

Ungu

+6 dB / oktaf

Hampir semuanya treble, seperti air yang mendesis. Kadang dipakai untuk menyamarkan dengingan bernada tinggi.

Tenang

Nada-nada lembut untuk menenangkan diri: singing bowl, dengung hangat yang pelan, dan lonceng angin yang disetel agar setiap nadanya serasi.

Frekuensi

Nada-nada terkenal, masing-masing di halamannya sendiri: dengarkan berdampingan, dengan fakta yang jujur.

Fenomena suara

Bagaimana suara membelok, bergeser, bergaung, dan mengecoh telinga, serta mengapa luar angkasa sunyi: dengarkan sendiri.

Alam

Rumah, kota & perjalanan

Hewan & pedesaan

Kucing yang mendengkur, paus dan lumba-lumba, burung bulbul dalam gelap, lonceng sapi di padang rumput musim panas. Indah sekali dalam stereo.

Untuk bayi

Suara rahim adalah yang didengar bayi selama sembilan bulan: desir aliran darah yang dalam, dan detak jantung.

Tes pendengaran dan speaker

Cek telinga, headphone, dan speaker-mu, tiap tes di halamannya sendiri dengan gambar langsung.

Usia Telinga · 60 detik

Uji telingamu.

Telinga kita kehilangan nada tertinggi lebih dulu, dan itu dimulai sejak dini. Temukan nada tertinggi yang masih bisa kamu dengar, lalu lihat usia yang umum untuk batas itu.

  • Pakai headphone, ruangan sepi
  • Atur volume yang nyaman dengan nada 1 kHz
  • Jangan naikkan volume saat nada hilang — itulah intinya
20.000Hz

Masih bisa mendengarnya?

Tes usia telinga →

Tes telinga lainnya

Cek headphone-mu, cari bass terdalam yang bisa diputar perangkatmu, atau putar nada apa pun yang kamu mau.

Cek headphone

Kiri & kanan

Tiap telinga harus mendapat sisinya sendiri. Ini penting untuk 8D, binaural beats, dan semua suara stereo di sini.

Pakai headphone, lalu ketuk satu sisi.

Tes bass

Bisa serendah apa?

Nada-nada dalam dari 200 Hz turun hingga 20 Hz, batas bawah pendengaran manusia. Yang lebih banyak diuji justru speaker atau headphone-mu.

Generator nada

Nada apa pun, 20 Hz – 20 kHz

Hz

Mulai dengan volume pelan: nada tinggi dan gelombang kotak lekas melelahkan.

Bawa ke tempat tidur

Aplikasi tanpa app store.

Tambahkan Ears & Waves ke layar utama, dan ia terbuka seperti aplikasi biasa — layar penuh, dengan ikonnya sendiri. Semua yang dibutuhkan tersimpan di perangkatmu, jadi tetap bisa diputar di pesawat, di tenda, atau saat Wi-Fi mati.

Menyiapkan mode offline…
  • Bisa offlineTanpa streaming. Suara dihitung di perangkatmu, selamanya.
  • Layar matiTetap diputar saat ponsel terkunci. Timer memudarkannya dengan lembut.
  • PrivatTanpa akun, tanpa iklan, tanpa cookie. Mix-mu tetap di perangkatmu.
Tidur lelap