EARS & WAVES

Bunyi infrasonik.

Di bawah 20 Hz, bunyi terlalu rendah untuk didengar, tetapi gajah berkomunikasi dengannya, dan badai, gunung berapi, serta paus memenuhi udara dengannya. Dengarkan nada 18 Hz, dan panggilan infrasonik yang dinaikkan agar bisa didengar.

Sedang diputar Tidur lelap

Dengarkan di bawah ambang dengar

Ketuk contoh untuk memutarnya, ketuk lagi untuk menjeda. Speaker ponsel dan laptop tidak bisa memutar 18 Hz: kamu tidak akan mendengar apa-apa, atau hanya dengung samar. Headphone atau subwoofer bisa, dan mungkin lebih terasa daripada terdengar. Jaga volume tetap sedang.

Apa itu infrasonik

Infrasonik adalah bunyi di bawah sekitar 20 Hz, di bawah nada terendah yang masih kita dengar sebagai nada. Ia tetap bunyi, udara yang terdorong maju-mundur, hanya saja begitu lambat sehingga telinga tak bisa menangkapnya sebagai tinggi nada. Jika sangat keras, ia terasa sebagai tekanan atau getaran. Gelombang yang panjang hanya kehilangan sedikit energi di udara, jadi infrasonik bisa merambat ratusan bahkan ribuan kilometer.

Alam menghasilkan banyak sekali infrasonik: badai, ombak laut, gempa bumi, gunung berapi, dan meteor. Gajah saling memanggil dengan gemuruh serendah 14 Hz, dan paus biru bernyanyi di sekitar 10 sampai 40 Hz. Untuk mendengar panggilan seperti itu, ilmuwan mempercepat rekaman atau menaikkannya beberapa oktaf, seperti yang dilakukan beberapa contoh di sini.

Fakta yang sering tertukar

  • Tidak ada “brown note”: belum ada infrasonik yang terbukti membuat orang tak bisa menahan buang air besar.
  • Pendengaran tidak berhenti mendadak di 20 Hz. Di bawahnya, bunyi harus sangat keras, sekitar 80 sampai 100 dB, agar bisa disadari sama sekali, dan itu pun lebih terasa sebagai tekanan dan getaran daripada terdengar sebagai tinggi nada.
  • Jaringan stasiun infrasonik di seluruh dunia memantau ledakan nuklir berdasarkan perjanjian larangan uji coba nuklir. Jaringan ini juga menangkap meteor, gunung berapi, dan peluncuran roket.
  • Pada 1998 insinyur Vic Tandy menelusuri rasa tidak nyaman di sebuah laboratorium “berhantu” hingga ke sebuah kipas yang menghasilkan sekitar 19 Hz. Ceritanya terkenal, tetapi itu satu kasus saja, bukan penyebab penampakan hantu yang terbukti.
FrekuensiSeberapa jauh merambat
Gemuruh gajahMulai sekitar 14 HzBeberapa kilometer
Paus biruSekitar 10 sampai 40 HzRatusan kilometer melintasi samudra
GunturSebagian besar energinya di bawah 20 HzPuluhan kilometer
Turbin anginSekitar 1 Hz dan harmoniknya, dari bilah-bilahnyaBiasanya jauh di bawah yang bisa dirasakan manusia
Gunung berapi dan meteorHingga sepersekian hertzKeliling dunia: meteor Chelyabinsk 2013 tertangkap di seluruh penjuru bumi
Apa itu infrasonik?

Bunyi dengan frekuensi di bawah sekitar 20 Hz, terlalu rendah untuk didengar sebagai nada. Badai, laut, gempa bumi, gunung berapi, hewan besar, dan mesin menghasilkannya.

Bisakah manusia mendengar infrasonik?

Tidak sebagai tinggi nada. Jika sangat keras, ia bisa terasa sebagai tekanan atau getaran, dan sebagian orang merasakannya sebagai rasa tidak nyaman; pada tingkat sehari-hari ia tidak disadari.

Kenapa aku tidak bisa mendengar contoh 18 Hz?

Kebanyakan speaker ponsel dan laptop tidak bisa menggerakkan cukup banyak udara untuk memutarnya. Headphone atau subwoofer bisa, dan itu pun lebih terasa daripada terdengar.

Mix

Pilih yang kamu butuhkan. Sekali ketuk untuk mulai, ubah apa saja, lalu simpan sebagai milikmu.

Timer fokus

Kerja seirama gelombang.

Irama Pomodoro: fokus dengan suara tenang di telingamu, lalu benar-benar istirahat. Lonceng lembut menandai setiap pergantian, jadi kamu tak perlu terus melirik jam. Tiap istirahat keempat jadi istirahat panjang.

25:00Fokus · 1 dari 4

Suara saat bekerja

Bernapas

Perlambat napasmu.

Ikuti lingkaran dan suaranya: naik saat kamu menarik napas, turun saat kamu mengembuskannya. Pilih irama, atau buat sendiri, lalu pilih suara yang mengiringinya.

Siap

Suara saat bernapas

Generator noise

Noise warna apa saja, dari cokelat pekat sampai ungu yang terang — dan semua di antaranya.

Brown noise
Spektrum · 20 Hz – 20 kHz

Ilmu suara

Warna-warna noise

Keacakan yang sama, kemiringan yang berbeda. Setiap warna menggeser energi antara nada rendah dan tinggi — begini kedengarannya.

Putih

0 dB / oktaf

Energi sama di setiap frekuensi. Karena kita mendengar per oktaf, bunyinya terang dan mendesis — seperti “semut” TV yang klasik.

Pink

−3 dB / oktaf

Energi sama di setiap oktaf, jadi terdengar rata di telinga. Hujan yang turun tanpa henti, gemerisik daun. Favorit untuk fokus.

Cokelat

−6 dB / oktaf

Dalam dan hangat, seperti air terjun di kejauhan atau kabin pesawat. Menyamarkan suara orang dan lalu lintas tanpa desis sedikit pun.

Abu-abu

Kurva kenyaringan setara

Dibentuk mengikuti cara kerja pendengaran kita, jadi setiap nada terasa sama keras. Seimbang dan lembut.

Biru

+3 dB / oktaf

Kebalikan dari pink: lebih banyak treble daripada bass. Lapang dan jernih, seperti percikan air yang halus.

Ungu

+6 dB / oktaf

Hampir semuanya treble, seperti air yang mendesis. Kadang dipakai untuk menyamarkan dengingan bernada tinggi.

Tenang

Nada-nada lembut untuk menenangkan diri: singing bowl, dengung hangat yang pelan, dan lonceng angin yang disetel agar setiap nadanya serasi.

Frekuensi

Nada-nada terkenal, masing-masing di halamannya sendiri: dengarkan berdampingan, dengan fakta yang jujur.

Fenomena suara

Bagaimana suara membelok, bergeser, bergaung, dan mengecoh telinga, serta mengapa luar angkasa sunyi: dengarkan sendiri.

Alam

Rumah, kota & perjalanan

Hewan & pedesaan

Kucing yang mendengkur, paus dan lumba-lumba, burung bulbul dalam gelap, lonceng sapi di padang rumput musim panas. Indah sekali dalam stereo.

Untuk bayi

Suara rahim adalah yang didengar bayi selama sembilan bulan: desir aliran darah yang dalam, dan detak jantung.

Tes pendengaran dan speaker

Cek telinga, headphone, dan speaker-mu, tiap tes di halamannya sendiri dengan gambar langsung.

Usia Telinga · 60 detik

Uji telingamu.

Telinga kita kehilangan nada tertinggi lebih dulu, dan itu dimulai sejak dini. Temukan nada tertinggi yang masih bisa kamu dengar, lalu lihat usia yang umum untuk batas itu.

  • Pakai headphone, ruangan sepi
  • Atur volume yang nyaman dengan nada 1 kHz
  • Jangan naikkan volume saat nada hilang — itulah intinya
20.000Hz

Masih bisa mendengarnya?

Tes usia telinga →

Tes telinga lainnya

Cek headphone-mu, cari bass terdalam yang bisa diputar perangkatmu, atau putar nada apa pun yang kamu mau.

Cek headphone

Kiri & kanan

Tiap telinga harus mendapat sisinya sendiri. Ini penting untuk 8D, binaural beats, dan semua suara stereo di sini.

Pakai headphone, lalu ketuk satu sisi.

Tes bass

Bisa serendah apa?

Nada-nada dalam dari 200 Hz turun hingga 20 Hz, batas bawah pendengaran manusia. Yang lebih banyak diuji justru speaker atau headphone-mu.

Generator nada

Nada apa pun, 20 Hz – 20 kHz

Hz

Mulai dengan volume pelan: nada tinggi dan gelombang kotak lekas melelahkan.

Bawa ke tempat tidur

Aplikasi tanpa app store.

Tambahkan Ears & Waves ke layar utama, dan ia terbuka seperti aplikasi biasa — layar penuh, dengan ikonnya sendiri. Semua yang dibutuhkan tersimpan di perangkatmu, jadi tetap bisa diputar di pesawat, di tenda, atau saat Wi-Fi mati.

Menyiapkan mode offline…
  • Bisa offlineTanpa streaming. Suara dihitung di perangkatmu, selamanya.
  • Layar matiTetap diputar saat ponsel terkunci. Timer memudarkannya dengan lembut.
  • PrivatTanpa akun, tanpa iklan, tanpa cookie. Mix-mu tetap di perangkatmu.
Tidur lelap